KADIN Kabupaten Pasuruan Menghimbau Demonstrasi 3 September Tidak Rugikan Perekonomian Jawa Timur dan Kabupaten Pasuruan

KADIN Kabupaten Pasuruan Menghimbau Demonstrasi 3 September Tidak Rugikan Perekonomian Jawa Timur dan Kabupaten Pasuruan
PASURUAN – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Pasuruan Eko Widiyatmo , mengingatkan rencana aksi demonstrasi bertajuk “Turunkan Gubernur Khofifah” pada 3 September 2025 berpotensi memberi sinyal negatif terhadap iklim investasi. Ia menegaskan, stabilitas politik menjadi faktor utama yang dipertimbangkan investor.
“Ketika gerakan itu muncul, stabilitas politik berpotensi terganggu. Dampaknya tentu dirasakan dunia usaha dan investor. Stabilitas politik adalah hal utama yang mereka pertimbangkan,” ujar Ewid sapaan akrab Eko Widiyatmo pada Kamis (28/8/2025) siang di ruangan kerjanya.
Ewid juga menyoroti berbagai langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), mulai dari misi dagang antarprovinsi, pembukaan pasar ekspor baru hingga penyelarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.
Ia menilai klaim negatif yang melatarbelakangi rencana aksi 3 September bersifat kontraproduktif. “Tidak ada alasan bagi masyarakat melakukan hal-hal yang justru mengganggu stabilitas. Jawa Timur sudah terbukti mampu bertahan dan memulihkan ekonomi lebih cepat dibanding provinsi lain,” tegasnya.
Meski begitu, KADIN Kabupaten Pasuruan menghormati kebebasan berekspresi. “Namun penyampaian aspirasi harus objektif, konstruktif dan tidak mengorbankan stabilitas politik. Investor sangat sensitif dengan hal itu,” jelasnya.
Ia menutup dengan himbauan agar masyarakat menjaga kondusivitas. “Stabilitas politik adalah kunci stabilitas ekonomi. Kalau politik stabil maka investasi tumbuh, lapangan kerja terbuka dan kesejahteraan meningkat,” katanya.
Louis M